Joomla Itu Mudah


BEBERAPA tahun lalu, membuat website itu bukan pekerjaan semua orang. Website menjadi barang mewah. Untuk membuatnya, kita harus menyediakan uang jutaan rupiah. Tapi sekarang, membuat website adalah pekerjaan yang sangat mudah.

Dengan joomla kita bisa membuat website semudah membalik telapak tangan. Bukan hanya mudah, melainkan cepat dan murah pula. Bahkan gratis, tis, tisss.

10 Langkah Mudah Instalasi Joomla

SIAP membuat website dengan joomla? Tunggu apa lagi, segeralah eksekusi. Tapi sebelum lebih jauh, saya menyarankan sebaiknya kita gunakan joomla versi baru, yaitu versi 1.5 dengan berbagai variannya.

Mengapa? Joomla versi terbaru memiliki tingkat pengamanan yang lebih baik. Lazimnya, versi yang lebih baru adalah penyempurnaan dari versi sebelumnya. Joomla versi terbaru adalah joomla versi 1.5.9 stable. Tapi joomla 1.5.4 sampai 1.5.8 juga sudah cukup baik kok. Tinggal pilih saja mau yang mana.

Bagi yang belum punya bahan dasarnya (joomla source, atau joomla starter, atau joomla package), silakan download dulu di sini. Kalau sudah punya, langsung saja kita mulai instalasi joomla.

Seperti tanaman, joomla juga butuh lahan untuk ditanam. Lahan itu adalah apa yang disebut hosting. Ada dua jenis hosting, yaitu hosting lokal atau server lokal (localhost) dan server online (remote server). Untuk latihan, gunakanlah dulu server lokal.

Di sini, saya akan menjelaskan cara instalasi joomla pada server lokal. Asumsinya, program server lokal sudah terinstal di komputer. Tapi kalau belum punya, download program source-nya di sini dan lihat tutorialnya di sini. Bagi yang sudah punya, kita lanjut ya...

Langkah 1
Buat sebuah folder (subfolder) baru di dalam folder "wamp". Beri nama apa saja, bebas. Misalnya "latihanku" atau "www.latihanku.com (tanpa tanda kutip).



Langkah 2
Unzip (bongkar) file zip joomla package yang sudah di-download tadi. Lalu pindahkan seluruh isinya ke dalam folder "latihanku" atau "www.latihanku.com" yang sudah dibuat tadi.

Langkah 3
Aktifkan Wamp Server. Tanda jika program ini sudah aktif akan muncul di toolbar bagian kanan bawah tampilan OS Windows. Kemudian buka internet browser. Bisa pakai Mozilla, Google Chrome, dan Opera. Internet Explorer juga bisa tapi agak rewel.

Langkah 4
Pada box alamat url (bagian atas browser) ketik "http://localhost/www.latihanku.com" atau "http://localhost/latihanku" (penulisan alamat url tanpa tanda kutip).

Langkah 5
Kita akan dibawa pada halaman pertama instalasi. Pilih bahasa Inggris sebagai default language. kenapa tidak ada Bahasa Indonesia? Mengenai joomla Bahasa Indonesia dibahas di artikel ini. Kemudian klik next.



Langkah 6
Lalu kita masuk di halaman ini. Perhatian, joomla merekomendasikan semuanya harus berwarna hijau. Jika masih ada yang merah, kita harus perbaiki dulu.



Cara memperbaikinya, klik tanda Wamp server di toolbar kanan bawah. Lalu arahkan cursor mouse ke "php setting". Jika yang masih berwarna merah, misalnya, Display Error, klik supaya tanda centangnya hilang. Cek lagi di joomla instalasi, jika sudah hijau semua, klik next.



Langkah 7
Selanjutnya adalah tampilan lisence. Abaikan ini karena dengan mengklik next berarti kita setuju dengan peraturan penggunaan joomla. Kemudian muncul halaman ini. Kita diminta untuk membuat database, tempat di mana nantinya data-data kita disimpan.



Isi form sebagai berikut:
Database Type: mysql
Host Name: localhost
Username: root
Password: kosongkan
Database Name: latihan_db

Lalu klik next

Langkah 8
Lalu muncullah halaman ini. Ketik nama website kita. Misalnya "Latihanku". Isi alamat email dan password. Password yang kita isi ini berguna untuk kita masuk ke administrator atau back end joomla nantinya. Maka ingat baik-baik password itu.


Jangan lupa klik tombol Install sample data. Sebenarnya kita boleh saja tidak mengklik tombol ini. Tapi website kita akan kosong. Untuk pemula, saya sarankan klik saja karena akan memudahkan kita belajar struktur website kita nantinya. Klik next.

Langkah 9
Nah, sekarang kita diminta untuk menghapus folder "Installation". Ini diperlukan sesuai standar keamanan joomla. Lagi pula tanpa menghapusnya, website kita tidak akan terbuka.



Kembali ke Winsdows Explorer tempat kita menyimpan file joomla yang sudah di-copy tadi (di wamp/www/latihanku). Cari folder "Installation" lalu delete. Jika sudah selesai proses delete, kembali ke instalasi joomla, klik next.

Langkah 10
Setelah selesai men-delete folder "Installation", klik tombol "Admin" atau "Site". Jika pilih Admin, kita akan dibawa masuk ke halaman login administrator joomla. Jika pilih Site, kita akan dibawa ke tampilan website kita. Sampai di sini, seluruh proses installasi joomla selesai sudah.

Tampilan back end



Untuk masuk ke administrator joomla (back end), ketik "http://localhost/www.latihan.com/administrator" pada box alamat url di browser.
Username: admin (username bisa diganti di global configuration back end joomla)
Password: isi password yang kita buat tadi

Tampilan front end



Jika ingin melihat tampilan website, ketik http://localhost/www.latihanku.com.
Ini masih tampilan asli joomla. Kita bisa mengganti template-nya supaya tampilannya lebih cantik. Baca tutorialnya di sini.

Contoh yang sudah diganti template-nya



Catatan: Karena server kita adalah server lokal, maka dalam setiap pengetikan alamat url selalu sertakan kata "localhost" di depan alamat website yang dipisahkan dengan tanda garis miring (/).

0 comments:

Post a Comment

About This Blog

Labels

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP